RR KLINIK TULANG PUNGGUNG JAMINAN VALIDITAS DATA KB

Tersedianya buku panduan pencatatan pelaporan sebagai panduan dan acuan bagi petugas Report / Record (R/R) Klinik (sebutan umum bagi petugas pencatatan pelaporan klinik Kb di lingkungan BKKBN) sering kali tidak cukup ampuh untuk membuat pelaksanan RR klinik dapat melakukan pencatatan dan pelaporan dengan baik dan benar.

Walaupun pada buku panduan telah secara khusus menjelaskan langkah demi langkah pencatatan dan pelaporan di klinik KB yang dapat digunakan sebagai acuan, namun oleh karena adanya mutasi pegawai maupun adanya pegawai baru yang diberi tugas sebagai petugas RR klinik maka diperlukan beberapa penjelasan dan latihan yang bersifat aplikatif. Oleh karena itu pada hari Selasa dan Rabu tanggal 25 dan 26 Agustus 2015, bertempat di Aula RSI Fatimah Banyuwangi, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) mengadakan pemantapan pencatatan dan pelaporan bagi petugas R/R Klinik se Kabupaten Banyuwangi.

Pemantapan pencatatan pelaporan ini  diikuti oleh 192 petugas R/R klinik se Kabupaten Banyuwangi yang berasal dari Rumah Sakit Pemerintah maupun swasta,  Puskesmas dan Puskesmas Pembantu dan klinik  swasta yang melayani kontrasepsi KB. Kegiatan ini juga dihadiri pejabat di lingkungan BPPKB Kabupaten Banyuwangi dan pejabat dari Perwakilan BKKBN Propinsi Jawa Timur yang sekaligus bertindak sebagai pemberi materi (Nara Sumber).

Dalam sambutan pengarahannya, Drs. H. Muhammad Pua Jiwa, M.Si selaku Kepala Badan BPPKB memberikan penekanan bahwa untuk memperkuat dan menunjang system pelayanan kontrasepsi KB yang baik dan benar diperlukan sarana prasarana dan fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang memadai serta memastikan ketersediaan sarana,  alat dan obat kontrasepsi maka diperlukan system pendokumentasian yang cermat dan akurat,  dan untuk mendapatkan system pendokumentasian sebagai mana dimaksud diperlukan sumberdaya yang kompeten dalam mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan mengelolanya.